Tips Memulai Usaha Ternak Lele Terlengkap

04/01/2018

Usaha ternak lele merupakan salah satu bisnis bidang perikanan yang sangat banyak di gemari karena lele mudah di kembang biakkan dan memiliki pasar yang menjanjikan. Usaha ini memiliki ragam yang bervariasi seperti beternak lele dumbo, lele biasa, lele phyton, lele lokal, lele sangkuriang dan jenis lele lainnya. Usaha ternak lele ini telah ada dan dilakukan sejak jaman dulu hingga sekarang sebagai salah satu mata pencaharian masyarakat indonesia yang terus menjanjikan keuntungan.

Usaha Ternak Lele

Ikan Lele siap Panen

Keuntungan Usaha Ternak Lele

Minat masyarakat Indonesia di berbagai penjuru daerah sangat tinggi terhadap usaha peternakan lele ini. Hal ini dikarenakan ada berbagai keuntungan usaha ternak lele ketimbang usaha ternak ikan air tawar lainnya. Berikut ini beberapa keuntungan yang dapat diperoleh jika usaha ternak ikan lele, antara lain:

Daya Tahan Kuat
Ikan lele merupakan jenis ikan yang memiliki daya tahan hidup yang sangat kuat. Di saat ikan yang lain mati disebabkan beberapa faktor seperti bakteri dalam kolam ikan atau perubahan cuaca ekstrim. Justru ikan lele masih dapat terus hidup dengan leluasa dan sehat. Dalam kondisi kolam ikan yang bersih maupun kotor, ikan lele dapat bertahan hidup. Namun ini berlaku untuk lele dewasa atau yang telah besar. Sedangkan lele yang berukuran kecil masih rawan mati.

Jika ikan air tawar jenis lain seperti ikan gurame, mas, mujair, nila, nilam, patin dll harus diatur persyaratan air seperti kebersihannya terjamin yang mesti mengandung oksigen dalam jumlah banyak. Ikan lele tidak harus mensyaratkan demikian. Bahkan lele dapat berkembang biak secara baik di kolam kotor.

Cepat Panen
Inilah yang harus diprioritaskan dalam beternak hewan apapun yakni kamu harus bijak memilih usaha ternak hewan yang menguntungkan dalam waktu singkat. Sehingga cepat panen dan cepat pula keuntungan yang diperoleh. Salah satunya adalah ternak lele yang lebih cepat panen daripada jenis ikan air tawar lainnya.

Dalam jangka waktu dua bulan sampai tiga bulan, ikan lele dalam kolam bisa dikonsumsi atau dipanen. Sedangkan ikan air tawar yang lain biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama. Contohnya ternak ikan nila membutuhkan waktu lima bulan untuk bisa panen atau dikonsumsi. Adapun ikan gurame memerlukan waktu sekitar 1 tahun lebih untuk dapat dipanen.

Dari sinilah jelas, ternak lele lebih cepat panen dan lebih cepat menghasilkan uang.

Mudah Pengelolaan
Untuk cara ternak lele terbilang sangat mudah dalam pengelolaan dibandingkan jenis ikan air tawar lainnya. Begitupula alat, bahan dan perlengkapan dalam usaha ternak lele mudah didapatkan dan relatif sederhana. Misalnya jika ikan air tawar jenis lain harus sering mengganti air kolam secara teratur dengan air bersih. Hal ini berbeda dengan budidaya ikan lele yang tidak perlu mengganti air. Sehingga tidak merepotkan sang peternak.

Perputaran Uang Cepat
Disebabkan masa panen ikan lele yang sangat cepat membuat perputaran uang jadi cepat. Hal ini memberikan keuntungan uang lumayan besar dalam waktu singkat bagi peternak ikan lele. Sehingga uang yang didapatkan bisa diputar lagi untuk membiayai kolam lele lain dalam segi pembelian pakan dan benih. Sesuai rumus bisnis ternak lele bahwa semakin banyak kolam ikan lele maka semakin besar penghasilan yang didapatkan. Sang peternak lele jadi bisa mengatur waktu masa panen. Misalnya dalam satu bulan bisa satu kali panen atau panen satu minggu sekali.

Bibit Lele Mudah Didapat dan Murah
Bibit untuk ternak lele sangat mudah di dapatkan, baik di pedesaan atau pun di kota-kota besar. Selain itu, kebanyakan harga benih ikan lele dijual dengan harga yang murah. Untuk ukuran 3 cm ikan lele dibanderol harga sebesar Rp 300/per ekor. Bandingkan dengan harga bibit ikan nila, mas, gurame, mujaer, dll yang dua kali lipat lebih mahal dari harga benih lele dalam ukuran yang sama.

Tahan Terhadap Berbagai Penyakit
Seperti sudah diutarakan di atas bahwa ikan lele termasuk jenis ikan yang mempunyai daya tahan hidup yang sangat kuat di dalam air. Sehingga sangat jarang ikan lele yang agak besar mengalami kematian. Hal ini tak terlepas dari daya tahan ikan lele yang sangat kuat terhadap berbagai penyakit yang menyerangnya. Sebab ia mempunyai lendir yang berfungsi untuk melindungi tubuh dan kulitnya dari berbagai macam serangan penyakit. Kalau ikan air tawar jenis lain tidak memiliki senjata lendir ini. Sehingga mudah mengalami kematian.

Pangsa Pasar Luas
Hal terakhir yang sangat penting dari keuntungan usaha ternak lele adalah bisnis budidaya lele akan selalu menguntungkan selamanya. Bisnis ini tak mengenal krisis ataupun musim.

Permintaan ikan lele di masyarakat Indonesia sangat besar. Sedangkan para petani lele belum mampu memenuhi kebutuhan yang besar itu. Sehingga hal ini menjadikan peluang usaha budidaya lele sangat menjanjikan dan menguntungkan. Pangsa pasar yang sangat luas meliputi semua orang. Dari anak-anak hingga orang dewasa sangat menyukai ikan lele baik digoreng atau dipepes maupun dibakar. Karena rasa daging ikan lele sangat gurih dan bercita rasa khas serta menyehatkan tubuh manusia.

Untuk masalah pemasaran hasil ternak lele pun, kamu tak akan merasakan kesulitan. Para pedagang pecel lele konsep warung atau gerobak pinggir jalan, restoran, rumah makan, hotel, warung nasi warteg, cafe, supermarket dan kalangan perorangan siap menampung hasil panen lele kamu.

Melihat berbagai keuntungan dari usaha ternak lele yang sangat menggiurkan maka bagi kamu yang sedang mencari peluang usaha baru saat ini sudah sepantasnya untuk mengambil peluang usaha yang sangat menjanjikan dan menguntungkan ini. Untuk menambah penghasilan disamping pekerjaan utama. Karena usaha ternak lele mudah dijalankan dengan modal kecil, masa panen sangat cepat, harga jual stabil, permintaan tinggi dari konsumen dan keuntungan lainnya.

Cara Memulai Usaha Ternak Lele

Untuk memulai usaha ternak lele sangat mudah. Berikut ini langkah-langkah yang perlu ditempuh dalam memulai usaha ternak lele terlengkap, antara lain:

Menyiapkan Benih Lele
Di Indonesia banyak sekali jenis ikan lele. Seperti lele dumbo, lele phyton, lele biasa, lele sangkuriang, lele mutiara dan lain sebagainya. Kamu harus memilih benih lele yang mudah dalam perawatan. Salah satu jenis ikan lele yang sedang booming dan trend adalah lele sangkuriang. Usaha ternak lele sangkuriang mempunyai banyak kelebihan, diantara nya :

1. Daging lele yang lebih empuk dan enak
2. Lele sangkuriang merupakan jenis ikan lele yang unggul. Dimana tingkat produktifitas sangat tinggi dibandingkan jenis lele yang lain
3. Lebih kuat terhadap serangan berbagai penyakit ikan
4. Pembesaran lele sangkuriang sangat gampang

Pastikan ukuran benih lele sama atau seragam. Untuk mencegah saling memangsa. Karena sifat lele adalah kanibal jika berbeda ukuran dan kurang pakan pada saat masa pembenihan.

Pembuatan Kolam
Jika kamu mempunyai lahan yang sempit dan terbatas maka kamu masih bisa menjalankan usaha ternak lele. Karena usaha ternak lele bisa dijalankan di lahan yang sempit sekalipun menggunakan terpal. Ukuran kolam lele untuk 1000 ekor lele sekitar 5 meter kali 2 meter. Lebih besar tentu saja lebih bagus.

Untuk 2000 ekor ikan lele dibutuhkan kolam ukuran 7 meter kali 4 meter. Begitu seterusnya. Namun perlu di ingat, Jika ikan lele terlalu banyak dalam kolam dapat mengakibatkan ikan lele mudah terserang penyakit. Maka ikutilah ukuran kolam ikan lele sesuai standar di atas.

Ada banyak jenis kolam untuk ternak lele. Misalnya kolam dari terpal plastik, Harga terpal plastik per meter lumayan murah sekitar Rp 10 ribu. kamu bisa mendapatkan terpal plastik di toko plastik. Kelebihan kolam terpal adalah mudah dipindahkan ke tempat yang dikehendaki, berbiaya sangat murah, dapat ditempatkan di lahan yang sempit, gampang dalam pembuatan dan lain sebagainya.

Lalu bisa pula ikan lele dibudidayakan di kolam semen atau tembok beton. Namun perlu diketahui bahwa ikan lele suka melompat keluar kolam apalagi jika kekurangan makanan dan mendengar suara riak air. Banyak peternak lele yang merugi karena lelenya hilang. Oleh sebab itu, pastikan kolam tembok tersebut berada di ruangan besar.

Dan terakhir kolam ikan bagi lele bisa berupa kolam tanah yang relatif mudah dalam segi pemberian pakan. Bahkan dalam kolam tanah sudah tersedia makanan bagi ikan lele seperti lumut, tumbuhan, cacing dan lain-lain. Namun kekurangan kolam tanah adalah rentan terjadinya kehilangan lele akibat lele kabur dari kolam, lele mudah terserang penyakit dll.

Persiapan Kolam
Kolam ikan lele kemudian diisi dengan air sampai ketinggian 60 cm. Selanjutnya masukkan satu karung kotoran domba ke dalamnya hingga mengambang dan begerak bebas. Tujuh hari kemudian, angkat karung tersebut. Pada saat inilah, benih ikan lele dapat disebar dalam kolam.

Pemberian Pakan
Pakan bagi ikan lele bisa berupa pelet, cacing, plankton, keong, dll. Dalam satu hari, lele diberi makan sekitar 6 kali dengan jarak antara 3 jam. Pemberian pakan jangan pada waktu hujan. Karena bisa mengakibatkan ikan lele terserang polusi. Tunggulah hingga hujan reda.

Demikian lah tips memulai usaha ternak lele terlengkap. Selamat mencoba dan semoga sukses ternak lele nya.

<

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+