5 Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga di Desa dengan Modal Terbatas

Sebagai ibu rumah tangga sepenuhnya, banyak wanita mencoba berbagai cara demi membantu sang suami memenuhi kebutuhan harian. Apalagi mayoritas pekerjaan utama masyarakat pedesaan adalah bertani dan berkebun yang mengandalkan hasil panen semata. Para ibu rumah tangga bisa mencoba berbagai usaha sampingan tanpa mengabaikan kewajiban mengurus suami dan anak.

Berikut 5 ide usaha sampingan ibu rumah tangga di desa dengan modal terbatas yang bisa Anda jadikan referensi.

1. Membuka warung kecil

Kalau Anda memiliki modal terbatas, bisa mencoba usaha menjual aneka gorengan di depan rumah saja. Warung gorengan bisa dilakukan para ibu tanpa merasa kesulitan membagi waktu antara pekerjaan rumah dan usaha rumahan. Anda bisa melengkapi kebutuhan warung dengan menambah daftar menu sederhana seperti kopi, es teh, mie rebus, dan sebagainya. Pastikan Anda memang memiliki keahlian membuat gorengan dan jaga kebersihan warung.

2. Pesanan catering

Usaha sampingan yang bisa dilakukan oleh ibu rumah tangga di desa adalah membuka layanan catering. Anda bisa memilih layanan jasa catering yang sesuai kebutuhan, misalnya pesanan nasi kotak untuk acara balai desa, hajatan, pesta pernikahan, dan lain-lain. Anda bisa membuat spanduk atau banner untuk memperlihatkan layanan jasa catering jajanan atau kuliner di depan rumah.

Jangan lupa mempromosikan catering Anda secara online agar nama usaha semakin terkenal di wilayah desa tersebut. Tidak menutup kemungkinan kalau usaha Anda bakal berkembang hingga melayani pesanan antar desa.

3. Memproduksi camilan atau makanan ringan

Bagi ibu rumah tangga yang memiliki keahlian memasak atau membuat makanan ringan, potensi bisnis camilan masih sangat besar. Anda bisa memulai usaha dengan modal sedikit dan menjualnya ke kantin sekolah, kampus atau warung. Usaha menitipkan camilan ringan pada tukang jamu atau tukang sayur bisa menambah pundi rupiah Anda.

Jenis camilan atau makanan ringan yang Anda jual juga beragam tergantung dengan kemampuan dan ketersediaan bahan baku. Misalnya Anda memiliki wilayah surplus singkong, bisa memilih untuk membuat makanan ringan berupa keripik singkong aneka rasa, olahan pangan tradisional seperti getuk, cenil, dan lain-lain.

Bagaimana dengan aneka olahan makanan lain? Selama Anda memiliki inovasi membuat panganan kekinian, kenapa tidak?

Baca Juga :

4. Membuat kerajinan tangan khas daerah

Setiap daerah pasti memiliki potensi wisata atau kerajinan tangan yang bisa diunggulkan. Jika tidak ada, Anda bisa menjadi ibu rumah tangga yang pertama mengembangkan kerajinan tangan tersebut. Siapa tahu usaha sampingan ibu rumah tangga di desa bisa menginspirasi para wanita untuk memiliki kegiatan lebih produktif.
Contoh kerajinan tangan yang bisa memiliki nilai jual misalnya sepatu atau tas rajut, tas anyaman plastik, gelang dan aksesoris dari kayu, dan masih banyak ide yang lain.

Anda juga bisa aktif mempromosikan jenis kerajinan tangan di media sosial agar mendapatkan banyak peminat. Toh, kerajinan tangan bisa menjadi souvenir yang cocok untuk berbagai acara baik formal atau non formal.

5. Bisnis online shop

Dewasa ini, internet telah menjangkau seluruh wilayah pedesaan sehingga Anda bisa mengakses perkembangan teknologi sama besar seperti masyarakat perkotaan. Peluang usaha yang bisa Anda coba adalah membuka bisnis online shop.

Jika modal yang Anda miliki terbatas, bisa menjadi seorang reseller atau sistem dropship. Ada banyak barang yang bisa Anda tawarkan mulai makanan, perabotan rumah tangga, fashion, aksesoris, elektronik, dan lain-lain.

Menjadi ibu rumah tangga yang produktif dan menghasilkan pundi rupiah sendiri, kenapa tidak? Yuk, coba usaha sampingan ibu rumah tangga di desa tanpa modal yang banyak di atas!

Ayied Muhammad Riduan

Advertorial Blogger Banua - Saya memiliki beragam blog/website yang siap menerima Placement, Blogpost, Review Produk dan lainnya. Jika berminat bekerjasama dengan saya bisa menghubungi saya melalui email ayiedmr@gmail.com dan WA 082154295557