Tips Menghemat Biaya Renovasi Rumah

Rumah yang nyaman dan aman adalah impian setiap keluarga. Sebagai satu kebutuhan pokok, kamu tentu mendambakan rumah ideal, yang nyaman untuk menampung seluruh keluarga. Namun di tengah kenaikan harga tanah dan bangunan, punya rumah ideal bukan perkara gampang. Butuh biaya renovasi rumah yang tidak murah. 

Kriteria rumah ideal juga berbeda-beda bagi setiap orang. Rumah ideal juga bisa dilihat dari lokasi. Bisa lokasi yang strategis, atau dekat dengan tempat kerja, pusat kota, wahana hiburan, atau orang tua. Rumah ideal juga bisa dilihat dari kualitas bangunan dan ukurannya. Nah, agar rumah ideal bisa cepat tercapai kamu perlu mencari cara agar biaya renovasi rumah sesuai dengan budget. 

Sebelum Melakukan Renovasi Rumah, Ingat Hal Ini Dahulu!   

Sebelum merenovasi rumah, hal pertama yang harus kamu pastikan adalah kemampuan keuangan yang dimiliki. Jangan sampai kemudian biaya renovasi rumah membuat keuangan kamu kocar kacir. 

1) Buat Skala prioritas 

Untuk menekan biaya, kamu harus pandai dan disiplin dalam menetapkan skala prioritas. Untuk menyiasati biaya renovasi rumah yang biasanya tidak sedikit, dahulukan bagian terpenting yang hendak direnovasi. Dalam praktiknya, biasanya renovasi melebar dan mengabaikan skala prioritas, sehingga di luar rencana.

2) Pastikan Arsitektur dan Rancang Bangun

Jika ingin mendapatkan hasil yang sesuai keinginan dan biaya renovasi rumah yang terjangkau, maka kamu  bisa memulainya dengan rancangan yang bagus dan sesuai selera. Jika tidak memperhatikan arsitektur, rancangan secara sporadis, juga tak peduli dengan estetika, maka hasilnya akan mengecewakan. 

Dengan merancang rumah secara tepat, kita juga bisa menghemat biaya renovasi. Sebab, setiap jengkal dan inci bagian renovasi rumah, kita sudah hitung secara mendetail. Selanjutnya, pilihlah arsitek yang profesional, kita bisa menelusurinya melalui teman, kenalan maupun informasi di internet dan media sosial.

3) Hitung Biaya Renovasi 

Lakukan perhitungan anggaran terperinci dengan cara menghitung volume dan harga-harga dari seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan. Komponen pekerjaan, misalnya pembersihan lahan, kemudian pembelian bahan bangunan, pembangunan pondasi, sloof, kolom, dinding dan rangka penutup atap yang standar perhitungan biayanya berbeda. Perlu diingat, biaya renovasi rumah bisa sangat fleksibel dan melebar, jadi ada baiknya kamu menambah sekitar 20%-30% dari perhitungan dana sebenarnya.

4) Jangan Enggan untuk Berkonsultasi Kepada Ahlinya  

Dalam membuat perhitungan biaya biaya renovasi rumah, kamu bisa berkonsultasi pada ahlinya, bisa  teman kontraktor, tukang, atau konsultasi online di beberapa media penyedia layanan konsultasi bangunan secara online. Jangan lupa, pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) harus berdasarkan jenis material dan komponen pekerjaan.

5) Cermat Memilih Tukang dan Kontraktor

Dengan memilih kontraktor yang baik dan bertanggung jawab, sebenarnya kita untung dari sisi kenyamanan proses dan hasil yang berkualitas. Seleksi dengan teliti, kontraktor yang benar-benar berpengalaman, jujur, serta profesional. Jangan sampai demi menghemat biaya, kita memaksakan menggunakan kontraktor dengan harga miring namun belum berpengalaman.

Jika dana terbatas, tak ada salahnya memilih jasa tukang. Mereka lebih mudah untuk diajak diskusi mengenai rencana dan progres bangunan. Asalkan tetap mengawal pekerjaan secara ketat, maka hasil renovasi akan memuaskan.

6) Sumber Dana Renovasi Rumah 

Tidak semua orang memiliki dana tunai yang cukup untuk biaya renovasi rumah. Bagi mereka yang memiliki dana terbatas, jangan khawatir, selalu ada solusi keuangan. Selain dana tabungan, kamu bisa mengambil kredit tanpa agunan. Namun harus diingat, biasanya KTA mematok bunga cukup tinggi yang akan memberatkan di kemudian hari.

Tips Menghemat Biaya Renovasi Rumah Agar Lebih Terjangkau

Renovasi rumah bukan perkara mudah. Selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit, renovasi rumah juga akan menguras tenaga, pikiran, dan juga perasaan. Apalagi jika renovasi rumah berlarut-larut, sehingga mengganggu rutinitas keluarga. Agar hanya renovasi rumah terjangkau, simak tips hemat renovasi rumah berikut ini:

1. Beli bahan renovasi rumah sendiri

Dengan membeli sendiri bahan bangunan, maka kamu bisa menyesuaikan biaya renovasi rumah sesuai dengan anggaran yang dimiliki. Kamu juga memilih dan mencari barang/material yang lebih murah tanpa menurunkan kualitas bangunan. Selain lebih puas, dengan membeli bahan bangunan sendiri maka biaya renovasi rumah akan lebih hemat.

2. Sistem pembayaran borongan bisa menjadi alternatif

Umumnya sistem pembayaran renovasi rumah dibagi dua macam, yakni harian dan borongan. Kalau kamu sudah menentukan perencanaan yang jelas, sebaiknya gunakan sistem pembayaran borongan karena lebih hemat. Kamu pun nggak perlu lagi memikirkan biaya tambahan seperti makan dan minus untuk tukang dan pekerja tiap hari.

3. Pilih bahan dan material bangunan yang tahan lama

Dengan memilih material yang berkualitas dan tahan lama, maka setidaknya dalam waktu 5 tahun kamu tidak perlu melakukan renovasi kembali. Khusus bagian eksterior, pilih bahan material yang tahan akan cuaca panas dan hujan. Sementara untuk bagian interiornya, kamu bisa menggunakan keramik lantai yang kuat dan anti lecet serta cat dinding yang mudah dibersihkan.

4. Jangan buang material yang masih layak pakai 

Material yang masih layak, jangan dibuang. Gunakan kembali sehingga akan menghemat biaya renovasi rumah. Minta tukang untuk menggunakan kembali batu bata, kayu, dan genteng sehingga kamu tidak perlu membeli yang baru.

Itu dari langkah dan tips menghemat biaya renovasi rumah. Semoga bermanfaat!

Ayied Muhammad Riduan

Advertorial Blogger Banua - Saya memiliki beragam blog/website yang siap menerima Placement, Blogpost, Review Produk dan lainnya. Jika berminat bekerjasama dengan saya bisa menghubungi saya melalui email ayiedmr@gmail.com dan WA 082154295557

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *