Protokol Kesehatan untuk Pencegahan Penularan Virus Corona di Tempat Umum

Pandemi Virus Corona hingga saat ini belum menunjukkan tanda akan berakhir. Hal ini membuat semua masyarakat Indonesia diharapkan dapat melakukan pencegahan sekecil apapun untuk membantu pemerintah dan tenaga medis dalam menangani corona. Pemerintah pun sudah memberikan anjuran untuk berbagai kondisi yang mungkin terjadi di lapangan terkait dengan penyebaran virus ini yang begitu cepat dan mudah. Salah satunya adalah protokol kesehatan untuk pencegahan penularan virus di tempat umum seperti di alat transportasi umum dan pasar tradisional. Kedua tempat umum tersebut selama masa pandemi memang tetap boleh berjalan karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Bagi Anda yang hingga saat ini masih bekerja dengan memakai alat transportasi umum seperti bus, MRT, LRT dan lainnya, perlu juga mengetahui bagaimana protokol kesehatan yang harusnya diterapkan untuk mencegah penularan di lokasi tersebut. Apalagi jika Anda bekerja sebagai sopir, kondektur, ataupun pegawai lainnya yang ikut berada di dalam alat transportasi. Agar lebih jelasnya, berikut ini adalah protokol kesehatan yang harus diterapkan selama masa pandemi corona pada lokasi alat transportasi umum:

1. Pastikan pengemudi alat transportasi dan semua pegawai yang ada di dalamnya berada dalam kondisi sehat.
2. Memberikan informasi mengenai himbauan hidup sehat yang meliputi:

• Mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun.
• Tidak merokok.
• Membuang sampah pada tempatnya.
• Tidak meludah di sembarang tempat.
• Menghindari menyentuh area wajah sebelum cuci tangan.

3. Cek temperatur pasien, dan jika ada pasien yang demam, batuk atau flu anjurkan untuk menggunakan masker. Jika penumpang tidak memilikinya, petugas bisa memberikan masker pada penumpang yang sakit.
4. Lakukan pembersihan dengan desinfektan setelah mengangkut penumpang dan sebelum mengangkut penumpang.
5. Untuk pegawai, ukur suhu tubuh dua kali dalam sehari terutama setelah membawa penumpang dengan gejala penyakit.

Lalu bagaimana dengan protokol kesehatan di tempat umum seperti pasar tradisional? Seperti diketahui bahwa pasar tradisional harus tetap buka untuk melayani masyarakat berbelanja kebutuhan pokok. Kondisi pasar tradisional yang umumnya tidak sebersih mall juga memberikan pemikiran tersendiri dalam pembuatan protokol kesehatan. Berikut ini adalah protokol kesehatan yang harus dijalankan di pasar:

1. Petugas pasar mengecek temperatur pedagang secara periodik.
2. Jika ada pedagang yang mengalami demam segera memintanya memeriksakan diri ke faskes.
3. Minta pedagang yang batuk dan pilek untuk menggunakan masker.
4. Terapkan etika batuk yaitu menutup hidung dan mulut dengan siku atau tisu dan membuang tisu ke tempat sampah.
5. Bersihkan toilet setelah digunakan.

Dengan perkembangan virus corona yang semakin mengkhawatirkan, beberapa pemerintah daerah telah menerbitkan perintah untuk pemakaian masker di area umum terutama alat transportasi dan pasar tradisional demi mencegah penularan. Bagi mereka yang sedang sakit, sebaiknya tidak bepergian terlebih dahulu jika tidak penting. Anda bisa dirumah saja dan mengkonsultasikan masalah gejala penyakit yang dimiliki pada dokter secara online menggunakan aplikasi Halodoc.

Dengan peran serta aktif masyarakat di tiap elemen, diharapkan pandemi virus corona ini akan segera berakhir dan kita semua dapat kembali melakukan aktivitas seperti biasa. selain berperan dalam kemasyarakatan, orang-orang juga harus meningkatkan sistem imun tubuh untuk upaya pencegahan terhadap masuknya virus ini ke dalam tubuh. Dengan sistem imun yang kuat, seseorang dapat melawan infeksi virus sehingga virus mati dengan sendirinya di dalam tubuh.

Ayied Muhammad Riduan

Advertorial Blogger Banua - Saya memiliki beragam blog/website yang siap menerima Placement, Blogpost, Review Produk dan lainnya. Jika berminat bekerjasama dengan saya bisa menghubungi saya melalui email ayiedmr@gmail.com dan WA 082154295557

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *