Ini Cara Terbaik Merawat Kaos Sablon Agar Tahan Lama

Kaos merupakan salah satu jenis atasan yang paling banyak digunakan. Bahannya yang nyaman dan juga desainnya yang sangat beragam tentu menjadi salah satu alasan mengapa ada banyak orang yang menjadikan item fashion ini sebagai favorit mereka. Selain itu, harga juga terbilang terjangkau di pasaran, mengingat ada banyak pilihan yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan. Semakin banyak produk yang tersedia, maka harga kaos ini tentu akan lebih beragam dan terjangkau.

Setelah membeli dari vendor sablon kaos, merawat kaos ini tentu menjadi hal lainnya yang tak boleh diabaikan. Sablon kaos ini pada umumnya membutuhkan perhatian khusus, sebab dibuat dengan menggunakan bahan-bahan khusus yang bisa saja rusak jika tidak dirawat dengan tepat. Hal ini tentu patut dihindari, sebab kerusakan pada bagian sablon akan mengurangi keindahan kaos itu sendiri. Penting untuk memahami dengan baik cara merawat kaos sablon dengan benar, sehingga bisa tahan lama dan kondisinya tetap baik untuk penggunaan jangka panjang.

Rawat dengan cara yang tepat sejak awal

Sablon kaos pada umumnya dibuat dengan menggunakan bahan karet lembut dalam ukuran yang begitu tipis. Hal ini membuat sablon kurang bersahabat dengan panas yang berlebihan. Selain itu, beberapa hal lainnya juga bisa saja membuat sablon menjadi rusak “pecah” dan tak lagi terlihat rapi. Bagi pecinta kaos, kondisi yang seperti ini tentu menjadi hal yang wajib utuk dihindari.

Simak beberapa cara mudah berikut ini, yang dapat dilakukan untuk merawat sablon kaos agar awet dan tahan lama:

1. Cuci dengan benar

Proses pencucian kaos menjadi hal penting yang harus selalu dicermati, sebab hal ini biasanya menjadi salah satu penyebab kerusakan pada kaos bersablon. Hindari penggunaan detergen berbahan kimia keras ketika mencuci kaos, sebab hal ini bisa membuat sablon menjadi rusak dan warnanya memudar. Selain itu, penggunaan detergen seperti ini juga bisa membuat sablon menjadi “retak” dan bahkan lepas pada beberapa bagian. Jangan merendam kaos terlalu lama dengan detergen dan selalu gunakan detergen khusus ketika mencuci. Hindari juga untuk membilas / memeras kaos terlalu keras, karena ini juga bisa merusak sablon.

2. Keringkan dengan cara tepat

Selain proses pencucian, proses penjemuran kaos juga menjadi hal penting lainnya yang tak boleh diabaikan. Jemurlah kaos pada panas yang tepat, dan tidak langsung di bawah sinar matahari terik. Panas yang berlebihan ini bisa membuat sablon menjadi panas dan bahkan meleleh. Gunakan juga hanger ketika menjemur, agar bagian sablon bisa kering secara keseluruhan.

3. Setrika dengan panas yang tepat

Pastikan untuk selalu mengatur panas setrika dengan tepat ketika sedang menyetrika kaos bersablon. Hal ini penting, sebab panas yang berlebihan bisa saja merusak sablon dan membuatnya lengket dan tak lagi bisa diperbaiki. Gunakan panas yang sedang atau bahkan rendah untuk menyetrika, terutama pada permukaan kaos yang menggunakan sablon. Selain itu, hindari untuk menyetrika permukaan sablon secara langsung, sebab hal ini bisa langsung merusak sablon tersebut. Selalu gunakan pelapis (kain tipis atau kertas koran) pada permukaan kaos ketika disetrika, sehingga sablon tidak rusak dan lengket akibat proses ini.

4. Simpan dengan cara terbaik

Jika dilipat dan disimpan di dalam lemari, permukaan sablon sangat mungkin rusak. Hal ini bahkan akan semakin parah untuk sablon yang cukup tebal dan tidak luntur, serta penyimpanan yang cukup lama. gunakan hanger dan gantungkan kaos, agar bagian sablon tidak terlipat dan rusak.

Ayied Muhammad Riduan

Advertorial Blogger Banua - Saya memiliki beragam blog/website yang siap menerima Placement, Blogpost, Review Produk dan lainnya. Jika berminat bekerjasama dengan saya bisa menghubungi saya melalui email ayiedmr@gmail.com dan WA 082154295557