4 Contoh Investasi Jangka Pendek yang Wajib Dicoba

Dunia bisnis memang tak jauh dari kata investasi, dimana  seseoraang bisa mengambil keuntungan didalamnya. Disamping itu pasti nya setiap investasi yang diambil memiliki resiko yang tinggi pula, bahkan ada juga istilah seperti “high risk hugh return”.

Dimana artinya adalah semakin anda ingin mendapatkan keuntungan besar, anda juga harus dapat mengambil resiko yang sama pula besar nya. Meskipun begitu, anda jangan khawatir karena masih ada investasi yang memiliki resiko rendah  seperti contoh investasi jangka pendek

Investasi jangka pendek terbilang investasi yang memiliki resiko rendah, bahkan investasi satu ini juga dipercaya sangat konsisten dapat menaikkan return. Maka dari itu anda wajib mencoba pilihan investasi jangka pendek yang sudah kami cantumkan di bawah ini.

1. Deposito Bank

Contoh Investasi Jangka Pendek, Deposito Bank

Untuk yang pertama adalah deposito bank, sistem deposito ini sama halnya seperti anda menabung. Bedanya anda tidak dapat mengambil rekening deposito tersebut  sewaktu-waktu ketika anda butuh. Karena pihak bank sudah menentukan jangka waktu nya, jadi anda bisa mengambil ketika sudah jatuh tempo.

Dalam hal ini anda tidak perlu khawatir akan kehilangan uang, karena deposito ini sangat menjanjikan bunga yang pastinya lebih tinggi.  Bunga yang akan diberikan pun berkisar pada 5% sampai 6%, cukup besar bukan? Jadi tidak ada salahnya jika anda mencoba investasi jangka pendek tersebut.

2. ORI (Obligasi  Negara Ritel)

Contoh Investasi Jangka Pendek, ORI (Obligasi  Negara Ritel)

Selanjutnya untuk yang kedua ada obligasi negara ritel atau ORI, ORI ini juga cukup populer loh untuk contoh investasi jangka pendek. Karena instrumen investasi ini adalah surat utang yang dikeluarkan oleh pemerintah. Karena dikeluarkan oleh pemerintah langsung, maka dari itu ORI ini juga dijamin memiliki tingkat resiko rendah untuk investasi.

Tetapi disamping itu meskipun tingkat resikonya rendah, ORI ini juga memiliki jumlah minimal investasi yang termasuk tinggi. Yakni sekitar Rp.3 juta dengan tenornya sekitar 3 tahun, namun ada juga kelebihannya yakni para investor dapat memegang hingga jatuh tempo tiba atau biasa disebut hold to maturity

3. Reksadana Pasar Uang

Contoh Investasi Jangka Pendek, Reksadana Pasar Uang

Di urutan nomer tiga ada reksadana pasar uang, investasi ini merupakan salah satu wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat. Lalu kemudian dana tersebut diinvestasikan kepada insturemen investasi tertentu dari produk keuangan contohnya obligasi, dan deposito.

Dalam hal resiko, reksadana pasar uang ini pun memiliki resiko yang rendah, dan juga memiliki jangka waktu sekitar 1 tahun. Tak hanya itu, bunga yang ditawarkan pun juga sangat tinggi dibandingkan dengan contoh investasi jangka pendek lainnya.

4. Peer to Peer Lending (P2P)

Contoh Investasi Jangka Pendek, Peer to Peer Lending (P2P)

Peer to peer lending ini juga bisa anda pilih sebagai investasi jangka pendek berikut nya. Dimana investasi ini memiliki mekanisme yakni anda sebagai pihak yang berperan memberi pinjaman pada suatu usaha tersebut.

Pada invesatasi P2P ini anda akan memperoleh keuntungan melalui suku bunga pinjaman itu sendiri. Jadi sangat cocok untuk anda yang tidak hanya ingin berinvestasi saja, melainkan juga dengan membantu orang lain. Maka dari itu tak khayal jika investasi P2P ini sekaligus bisa membantu perekonomian UMKM di Indonesia.

Ya seperti itulah beberapa pilihan contoh investasi jangka pendek yang wajib dicoba bagi anda para pengusaha. Sebetulnya masih banyak pilihan investasi lainnya yang juga memiliki resiko rendah, namun tidak ada salahnya jika anda juga mencoba investasi diatas untuk dapat meningkatkan keuntungan anda.Terima kasih.

Ayied Muhammad Riduan

Saya mengelola beberapa website/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Kunjungi 𝗦𝗮𝘁𝘂𝗶𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹.𝗶𝗱 atau di No Telepon/WA 𝟬𝟴𝟮𝟭𝟱𝟰𝟮𝟵𝟱𝟱𝟱𝟳 untuk detail informasi layanan jasa lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *